Mengapa Tanaman Tumbuh Merambat Ke Arah Matahari ?

Posted by dedot on Friday, 31 May 2013

Mungkin Anda pernah memperhatikan, tanaman hijau umumnya tumbuh merambat ke arah cahaya matahari. Ilmuwan menjelaskan apa yang menyebabkan tanaman mampu bergerak atau condong ke cahaya ultraviolet (UV) tersebut.

Dilansir Farsnews, Rabu (29/5/2013), tanaman memiliki kemampuan untuk menangkap sejumlah besar cahaya matahari secara maksimal. Proses ini melibatkan daun yang dimilikinya.

Tanaman tumbuh menuju cahaya matahari untuk mendapatkan energi melalui fotosintesis. Tim ilmuwan internasional telah meneliti bahwa terdapat hormon auxin yang mempengaruhi tanaman tumbuh merambat ke cahaya UV. 

Hormon auxin atau phytohormone ini terbentuk dalam sel di ujung tunas dan kemudian mampu meneruskan dari sel ke sel lainnya. Dengan demikian, hormon tersebut bisa merangsang agar sel tanaman dapat mencapai sinar matahari.

"Ekspor dan impor protein mendorong auksin keluar dari satu sel ke dalam ruang intercellular. Kemudian, hormon ini menuju ke sel berikutnya dan seterusnya sampai auksin akhirnya mencapai situs target," jelas Claus Schwechheimer dari Technische Universitat Munchen.

Ia mengatakan, tanaman dewasa bisa menekuk ke arah cahaya terkuat. Mereka melakukan ini dengan memanjangkan sel-sel batang di sisi yang terjauh dari cahaya. "Jenis pertumbuhan yang berorientasi pada cahaya ini dinamakan phototropism," tambahnya.

Kabarnya, 'pergerakan' tanaman ketika tumbuh ini dijelaskan secara lengkap oleh Charles Darwin pada 1880. Teori yang menjelaskan hormon auxin yang berperan agar tanaman menekuk ke arah sumber cahaya pertama kali diusulkan pada 1937 oleh peneliti Belanda, Frits Went





sumber